Setelah dipasarkan di Thailand pada 17 November 2018, pick up single Cabin dan pick up double cabin New Mitsubishi Triton akan mengaspal di 150 negara, termasuk Indonesia.

Menurut Head of Sales & Marketing Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Imam Choeru Cahya, New Triton akan dipasarkan di Indonesia pada 2019. "Untuk waktu tepatnya, masih menanti konfirmasi, yang jelas tahun depan," kata dia di Bangkok, Thailand, Jumat 9 November 2018.



Imam pun tak menyebut berapa banyak unit New Triton yang akan dipasarkan oleh MMKSI. Namun dia memberi perbandingan rata-rata kuantitas penjualan Mitsubishi Triton generasi sebelumnya mencapai 800-1.000 unit per bulan.

Di Indonesia, kata Imam, Mitsubishi Triton menguasai 65 persen pasar pikap dan d-cab untuk segmen komersial yakni operator armada pertambangan, perkebunan, minyak dan gas serta lembaga pemerintah. Operator armada memiliki porsi pasar 75 persen, lembaga pemerintah 4 persen dan 21 persen sisanya segmen retail.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebut sepanjang Januari hingga September 2018 MMKSI sudah memasarkan 837 unit Mitsubishi Triton Athlete dan Exceed. Rinciannya, Exceed varian transmisi otomatis (AT) sebanyak 80 unit, Exceed transmisi manual (MT) 133 unit, Athlete AT 168 unit dan Athlete MT 456 unit. Penjualannya jauh di bawah varian GLS dan HDX untuk segmen komersial, yang masing-masing mencapai 2.494 unit dan 3.543 unit.

New Triton atau Triton generasi keenam dikembangkan dengan aneka pembaruan. Salah satu pembaruan yang cukup mencolok yakni di bagian eksterior. Desain grille atau bagian wajah depan mobil ini memakai model desain Dynamic Shield, yang kaya akan sudut tajam. Konsep ini pun diterapkan pada sport utlity vehicle Pajero Sport dan minibus Mitsubishi Xpander.

Share this:

Related Posts

Show Disqus Comment Hide Disqus Comment

Disqus Comments